Dapur adalah bagian interior rumah yang cukup penting keberadaannya di rumah. Setiap dalam mendesign rumah ruang ini tidak pernah tertinggal untuk dapat dimasukkan dalam design rumah tersebut.
Berbicara mengenai dapur sedikit saya bahas tentang klasifikasi dapur, fungsi dan ruang lingkup pengerjaannya. Hal ini dibahas dalam ilmu perhotelan yang mungkin bisa menjadi pengetahuan tambahan bagi bunda sekalian.
KLASIFIKASI KITCHEN, FUNGSI dan RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Dapur dapat di klasifikasikan dalam 4 macam sesuai dengan ukuran fungsi dan ruang lingkup pekerjaannya .1. Dapur biasa ( Conventional Kitchen )
Pada umumnya terdapat diperusahaan j a s a pelayanan makanan dalam ukuran kecil, fungsi dan ruang lingkup dapur ini hanya menyiapkan jenis menu t e t a p ( Table d’hote ) dan menu banquet dalam jumlah kecil yang mempunyai suatu standard menu dan porsi yang sifatnya fleksible.Sedangkan untuk pembagian ruangan dapurnya semua bagian baik bagian persiapan maupun Bagian penyelesaian dijadikan satu tempat diruangan yang sama. Semua makanan panas disajikan pada satu tempat yang biasa disebut Counte
2. Dapur kombinasi antara persiapan dengan penyelesaian ( Combined Preparation and Finishing Kitchen ).
Dapur ini dipersiapkan untuk perusahaan jasa pelayanan makanan dalam ukuran menengah yang memungkinkan untuk menyiapkan sejumlah standard menu dan porsi tertentu.Keuntungan dari sistem ini adalah juru masak d a p a t dipekerjakan p a d a kedua bagian dapur.
Pada prinsipnya pembagian ruangan dapur merupakan bagian persiapan dan penyelesaian dipisahkan kedalam dua blok dan setiap blok harus menyesuaikan dengan macam - macam menu dan jenis - jenis makanan seperti makanan panas, makanan dingin, makanan kue - kue dan rotI
3. Dapur yang dipisahkan antara bagian persiapan dan bagian penyelesaian, ( Separated Preparation and Finishing Kitchen ) / Main Kitchen.
Sistem ini sangat cocok untuk perusahaan jasa pelayanan makanan dalam ukuran besar. Baik macam - macam menu maupun jenis-jenis makanannya dapat bervariasi dan dapat disajikan dalam jumlah yang besar tetapi standard menu dan porsi akan sangat diperlukan.Pembagian ruangan dapur tersebut adalah sebagai berikut :
a. Bagian pengolaha makanan dingin ( Larder )
bagian ini mempunyai fungsi untuk menyiapkan macam - macam makanan dingin atau makanan pembuka ( Appetizer ).
Ruang lingkup pekerjaan bagian ini terutama membuat macam - macam sauce dingin seperti mayonnaise, vinaigrette, dan makanan - makanan dingin seperti : salad, cocktail, cold cut, terins canapés, paty, sandwich.
ala’carte.
b. Bagian pengolahan sayur-sayuran atau ( vegetables )
bagian ini mempunyai fungsi d a n ruang lingkup pekerjaannya menyiapkan dan membuat macam – macam makanan panas, misalnya menyiapkan d a n membuat kaldu putih seperti kaldu ayam, kaldu sapi, kaldu ikan, menyiapkan dan membuat macam - macam soup seperti soup encer ( clear Soup ), atau soup kental ( tick soup ), dan j u g a menyiapkan dan membuat makanan dari sayur- sayuran, kentang , nasi, pasta, dan telor.c. Bagian pengolahan sauce ( Saucier )
bagian ini mempunyai fungsi dan ruang lingkup pekerjaan dalam menyiapkan dan membuat macam - macam makanan panas yang pada dasarnya a k a n menjadi makanan pokok dari suatu susunan menu yaitu misalnya menyiapkan dan membuat macam-macam sauce dasar panas seperti, sauce putih becamel, demi glace, veloute, hollandaise / béarnaise, sauce tomat, sauce mentega, juga menyiapkan dan membuat makanan panas dari daging, unggas , ikan, dan jenis masakan panas yang lainnya.d. Bagian pengolahan kue dan roti ( Patisserie )
bagian ini mempunyai fungsi d a n ruang lingkup pekerjaan menyiapkan d a n membuat macam - macam kue, roti, ice cream dan makanan penutup ( Dessert ). Dan macam - macam makanan tersebut biasa disajikan pada saat saat khusus seperti pada pesta wedding, meeting dll. Juga pada saat yang sudah bias seperti pada saat makan pagi, makan siang, baik itu menu yang disajikan untuk buffet atauala’carte.
4. Dapur khusus untuk makanan jadi ( Convenience Food Kitchen )
Sistem ini khusus untuk perusahaan jasa pelayanan makanan jadi, y a n g tidak memerlukan s u a t u ruangan khusus untuk persiapan dan pembelian b a h a n makanan hanyalah makanan-makanan yang sudah jadi. Pengaturan dapur seperti ini memerlukan ruangan pendingin d a n ruangan yang kering (Dry Store Area), untuk tempat penyimpanan dan ruangan persiapan untuk penempatan alat - alat seperti, micro wave, ovens, alat penggorengan (deep fat fryer).
Sedangkan u n t u k makanan dingin a t a u kue h a n y a memerlukan ruangan untuk penyimpanan ( store room ) dan peralatan pendingin ( refrigerator ) untuk menyimpan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya. Dapur khusus untuk makanan jadi ini j u g a memerlukan ruangan untuk tempat pencucian d a n tempat menyiapkan makanan seperti salad karena tidak dapat disiapkan sebelumnya.
60 Design Dapur Minimalis
Keberadaan dapur senantiasa memiliki kesan tersendiri di dalam sebuah rumah, terutama bagi bunda yang selalu berada dirumah. Dapur menjadi tempat favorit bunda di rumah, dari sebuah dapur tersimpan cinta bunda bagi keluarganya
Lewat sebuah makanan bunda menaruh cinta didalamnya, makanan selalu hadir dirumah berkat bunda selalu memasak di dapur.
Begitu pentingnya dapur bagi bunda, maka betapa senangnya bunda bilamana dirumah kita memiliki dapur yang cantik meskipun minimalis. Seakan bunda semakin betah saja di dapur dan akan menambah rasa bahagia bunda dalam menyiapkan makanan buat keluarga dirumah
Maka special untuk bunda dirumah dan dimanapun berada, berikut ini adalah beberapa gambar dapur cantik lagi minimalis yang bisa dilihat dan mungkin saja menjadi inspirasi untuk bunda mendesign dapur rumah bunda dirumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar